Wednesday, October 25, 2006

Sutarji Calzoum Bachri

Lihat...
Pedang taubat ini menebas-nebas hati dari masa lampau yang lalai dan sia-sia.
Telah kulaksanakan puasa Ramadhan-ku
Telah kutegakkan shalat malam-ku
Telah kuuntai wirid tiap malam dan siang
Telah kuhamparkan sajadahku yang tak hanya menuju Ka'bah
tapi ikhlas mencapai hati dan darah

Dan di malam Qadar, akupun menunggu
Namun tak bersua Jibril atau malaikat lainnya

Maka pagi ini ...
Kukenakan zirah la illaha illallah
aku pakai sepatu shiratal mustaqim
akupun lurus menuju lapangan tempat shalat ied

Aku bawa masjid dalam diriku
Kuhamparkan di lapangan
Ku tegakkan shalat
dan kurayakan kelahiran kembali disana

Sutarji Calzoum Bachri 1987

1 comment:

Anonymous said...

Hai, aku pernah ketemu dengan beliau.. HE'S GREAT.. Saat dia ngebacain puisinya, benar2 total deh pokonya.. Kamu mesti liat, walopun, pada awalnya, kamu pasti kaget dan gemeteran!

*Best Regard.. Re*